buah yang dilarang untuk ibu hamil

Hati-Hati, Inilah Daftar Buah Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

Bagi ibu hamil, mendapatkan vitamin dan mineral dari buah-buahan adalah sesuatu yang diharuskan. Buah adalah konsumsi harian yang dapat menunjang kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan janin. Namun, diantara banyaknya buah-buahan, ibu hamil haruslah jeli dalam memilih pantangan buah yang dilarang untuk ibu hamil. Apa saja sih buah yang dilarang untuk ibu hamil?

Pantangan buah untuk ibu hamil haruslah diketahui oleh para ibu hamil agar tidak salah faham dengan mitos dan kabar yang beredar di masyarakat. Beberapa buah yang dapat membahayakan janin adalah buah yang memiliki efek panas, mengandung alkohol, atau yang masih muda. Selain itu, jangan mengonsumsi buah secara berlebihan karena akan memberikan efek samping buruk bagi kehamilan.

Ulasan dibawah ini akan membahas beberapa jenis buah yang dilarang untuk ibu hamil.

Apa saja buah-buahan yang dilarang itu? Silahkan anda simak selengkapnya.

1. Durian

Buah durian adalah salah satu buah yang banyak tumbuh di Indonesia dan banyak disukai oleh masyarakat. Dalam dunia medis, durian merupakan salah satu buah yang dilarang untuk ibu hamil. Buah durian sering membuat ibu hamil mengalami kembung. Selain itu, durian yang dikonsumsi secara berlebihan juga dapat menyebabkan ibu hamil menjadi pusing dan mabuk.

buah yang dilarang untuk ibu hamil

Namun, bukan itu saja efek negative durian. Durian tinggi akan kolestrol, alkohol, asam arachidonat, kalori, dan glukosa yang akan mebahayakan ibu hamil. Ternyata, durian mengandung alkohol yang tidak baik untuk ibu hamil. Bahkan kandungan alkohol pada buah durian sama berbahayanya dengan minuman alkohol. Apabila alkohol masuk kedalam tubuh ibu hamil, perut akan menjadi panas.

Panas ini ditakutkan akan menyebabkan keguguran pada janin. Selain itu, durian juga mengandung asam arachidonat. Kandungan ini dapat merangsang kontraksi dan menyebabkan keguguran. Bahkan, risiko durian bagi ibu hamil akan meningkat jika ibu memiliki hipertensi atau darah tinggi.

Efek samping lainnya akibat mengonsumsi durian pada masa kehamilan adalah bayi akan lahir premature, cacat janin saat lahir, ibu hamil mengalami diabetes dan kolesterol, memicu serangan jantung mendadak, meningkatkan kadar gula dalam darah, menyebabkan gangguan sistem pencernaan, aradang pada usus halus, penyempitan pembuluh darah, menimbulkan koma dan bahkan kematian.

Ternyata, karbohidrat dan kalori yang ada dalam durian sangatlah tinggi. Satu daging butir durianpun menyembang kalori hingga 60kalori. Oleh karena itu, jelas para ibu yang terlalu banyak mengonsumsi durian dapat menyebabkan peningkatan berat badan atau obesitas. Hal ini tidak bisa dianggap sepele karena pada ibu hamil yang mengalami obesitas akan menyebabkan bayi lahir premature, infeksi saluran kemih, diabestes gestasional, dan juga preeklamasia.

2. Nangka

Nangka adalah buah yang berwarna menggoda dan memiliki bau yang harum. Namun, dibalik kelezatan dan keharuman nangka, buah ini mengandung alkohol yang tinggi. Sama halnya dengan durian, nanas dapat menyebabkan rasa panas dalam perut yang dapat menyebabkan keguguran. Ternyata buah nangka juga dapat menyebabkan kembung dan begah.

Buah nangka dapat menimbulkan gas yang dapat membuat perut ibu hamil terasa kembung, begah, dan juga sakit. Kemudian, nangka juga dapat meningkatkan kadar asam lambung. Asam lambung yang meningkat dalam tubuh ibu hamil dapat menyebabkan mual, muntah dan perut terasa panas dan perih.

Kondisi itu sungguhlah membahayakan baik bagi ibu hamil maupun janin yang dikandungnya. Nangka juga dapat menyebabkan kontraksi dini. Dengan munculnya kontraksi dini, masalah ini dapat memicu dua hal yaitu bayi yang lahir premature atau risiko keguguran.

Sebenarnya, anda boleh mengonsumsi nangka asal dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan. Dengan demikian, anda tidak perlu khawatir jika anda telah terlanjur mengonsumsi nangka pada masa kehamilan.

3. Nanas

Nanas memiliki rasa asam yang memungkinkan ibu hamil ingin mencicipi cita rasa buah satu ini. Namun, medis mengatakan bahwa nanas adalah pantangan buah untuk ibu hamil, apalagi nanas muda. Mengapa nanas tidak boleh dikonsumsi ibu hamil?

buah yang dilarang untuk ibu hamil

Nanas memberikan efek gatal yang dapat menyebabkan perut ibu hamil menjadi gatal-gatal. Nanas juga mengandung alkohol yang dapat menyebabkan rasa panas di perut. Mengonsumsi nanas dalam jumlah yang berlebihan juga dapat menyebabkan kontraksi dini dan membuat perut ibu hamil menjadi tidak nyaman.

Nanas bisa menyebabkan janin banyak bergerak dan memicu kontraksi. Buah ini juga mengandung zat bromelain. Zat ini dapat mebuat leher Rahim menjadi lunak sehingga tidak dapat menyokong janin yang semakin lama semakin besar. Akibatnya ibu hamil dapat mengalami keguguran. Kandungan dalam buah ini juga dapat mendorong bayi lahir premature.

Namun, dibutuhkan sekitar 6 buah nanas untuk menimbulkan efek ini. Selain itu, zat bromelain juga dapat menyebabkan diare akut pada ibu hamil. Nanas juga mengandung kadar gula yang tinggi yang dapat menyebabkan kenaikan gula darah. Jika ibu hamil mengalami kenaikan gula darah, ini dapat mengganggu kondisi janin dan menyebabkan keguguran.

Walaupun penelitian yang dilakukan terhadap nanas masih terbatas, banyak kasus yang membuktikan kebenaran bahwa nanas dapat menyebabkan keguguran. Oleh karena itu, hindarilah buah nanas walupun anda begitu ingin mengonsumsinya.

4. Pepaya Muda

Sebenarnya, papaya boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena mengandung serat yang dapat melancarkan pencernaan. Pepaya yang tidak boleh dikonsumsi adalah papaya yang masih muda. Mengapa? Kandungan papain dalam buah papaya muda dapat melemahkan membrane penting yang merupakan unsur utama dalam kelangsungan hidup janin. B

uah papaya muda juga mengandung lateks dalam kadar yang banyak yang dapat berbahaya bagi janin. Getah atau lateks pepaya dapat menyebabkan plasenta janin menjadi lengket. Getah papaya juga dapat menyebabkan gatal-gatal pada ibu hamil.

Selain itu, getah papaya juga dapat menyebabkan kontraksi yang dapat menyebabkan bayi lahir premature. Menurut British Journal of Nutrition, pepsins yang terdapat dalam getah papaya dapat menyebabkan kontraksi pada Rahim dan juga keguguran.

Sayangnya, banyak wanita yang memanfaatkan getah papaya muda mentah untuk melakukan praktik aborsi. Tentu saja ini akan sangat membahayakan karena dapat memicu pendarahan hebat apalagi pada awal tahap kehamilan.

5. Anggur

Siapa yang tidak suka dengan anggur yang memiliki rasa yang manis dan segar. Namun, buah satu ini merupakan salah satu buah yang dilarang untuk ibu hamil. Jika ibu hamil terlalu banyak mengonsumsi anggur, kandungan gula didalamnya akan terfementasi di lambung dan dirubah menjadi alkohol.

Seperti yang diketahui, alkohol memiliki banyak efek negative bagi ibu hamil dan janin. Alkohol dapat menyebabkan suhu didalam Rahim meningkat dan akhirnya menghambat pertumbuhan janin. Anggur juga memiliki kadar gula yang cukup tinggi. Ini dapat membahayakan janin karena dapat menyebabkan ibu mengalami obesitas.

Buah atau makanan ini juga terlalu asam yang dapat menyebabkan ibu hamil mual, muntah, mengalami perut kembung, dan begah. Selain itu, makan anggur secara berlebihan juga dapat menyebabkan diare yang membahayakan. Pada saat mengalami diare, cairan pada tubuh ibu hamil akan menurun drastic.

Anggur juga tinggi akan kandungan resveratrol. Kandungan ini dapat merancuni janin dan juga membuat hormone pada ibu hamil menjadi tidak seimbang. Oleh karena itu, walaupun anggur memiliki banyak vitamin, sebaiknya ibu hamil menghindari buah ini selama masa kehamilan.

Nah, itulah beberapa buah yang dilarang untuk ibu hamil. Hindarilah konsumsi buah yang ada dalam daftar ulasan diatas agar calon buah hati anda selalu terjaga kesehatannya dan anda dapat menjalani kehamilan dengan nyaman. Hindari juga makanan dan sayuran yang dilarang untuk ibu hamil. Konsultasikanlah dengan dokter kandungan jika anda merupakan penggemar berat atau mengalami ngidam akan buah-buahan diatas.

No Responses

Write a response