cara memperbanyak asi

Bagaimana Cara Memperbanyak ASI Secara Alami?

Banyak cara memperbanyak ASI jika ibu menyusui hanya sedikit mengeluarkan ASI atau bahkan tidak mengeluarkannya sama sekali. Setiap ibu menyusui pasti khawatir jika produksi ASI dirasa sangat sedikit sehingga menimbulkan bayi menangis dan rewel.

Sedangkan memberikan susu formula bukanlah solusi yang terbaik. Hal ini dikarenakan ASI akan lebih mudah dan cepat dicerna dibandingkan susu formula. ASI adalah formula yang harus dan wajib untuk tumbuh kembang sang buah hati.

Begitu pentingnya ASI eksklusif bagi si kecil, kali ini ibuhamilsehat.net akan mengulas bagaimana cara memperbanyak asi pada ibu menyusui agar dapat meningkatkan produktivitas ASI tanpa menimbulkan efek samping bagi ibu dan bayinya.

1. Terus Menyusui

Cara memperbanyak asi yang paling baik adalah terus menyusui bayi. Supaya ASI menjadi kental dan banyak, teorinya adalah ASI dari pabrik ASI harus terus dirangsang agar selalu memproduksi susu. Terdapat 2 prinsip yang mendasari hal ini yaitu “prinsip stimulus dan respon” dan juga “prinsip supply dan demand”.

cara memperbanyak asi

Pertama, terus menyusui terkait dengan prinsip kerja stimulus dan respon. Ketika bayi terus berusaha menyusu, disitulah stimulus atau rangsangan akan terjadi. Tubuh ibu akan secara alami merespon dengan meningkatkan produksi ASI sesuai stimulus yang diberikan oleh mulut sang bayi. Semakin sering anda menyusui, semakin banyak produksi ASI.

Kedua, terus menyusui terkait dengan prinsip supply dan demand. Bayi yang lahir akan membutuhkan ASI setiap 2-3 jam tidak peduli siang atau malam hari. Produksi ASI pada tubuh ibu menyusui seperti prinsip supply dan demand artinya tubuh akan memproduksi ASI sesuai kebutuhan bayinya. Jadi, bila ibu menyusui bayi setiap 2-3 jam sekali, payudara akan mengirimkan sinyal pada otak untuk memproduksi ASI sebanyak itu.

Kemudian, produksi ASI akan semakin bertambah dalam jangka waktu 3-7 hari. Bila ibu jarang menyusui dan tidak konsisten, produksi ASI pun akan berkurang. Habiskan susu dalam satu payudara kemudian berpindah ke payudara lainnya.

2. Memijat Payudara dengan Lembut

Memijat dapat dilakukan dengan teknik yang efektif, mudah, dan sederhana sebagai cara memperbanyak asi bagi ibu menyusui. Bayi yang baru lahir akan sering jatuh tertidur saat menyusu apalagi jika alirannya sudah lambat. Hal ini dapat membuat ASI menggumpal dan membuat alirannya menjadi tidak lancar. Oleh karena itu, ibu perlu melakukan pemijatan untuk membuka penyumbatan dan memecah penggumpalan.

cara memperbanyak asi

Ketika ibu merasakan payudara mengeras, kompres terlebih dahulu dengan air hangat selama 2 menit dengan pengulangan 4-5 kali. Baru lakukanlah pemijatan dengan lembut dan perlahan. Terdapat 2 cara pemijatan payudara untuk melancarkan ASI. Cara pemijatan pertama, pemijatan bisa dilakukan dimulai dari pangkal payudara ke arah dinding dada dengan menggunakan jari telunjuk dan tengah. Selanjutnya, ibu bisa melakukan gerakan melingkar kearah putting. Jangan balik alur ini karena malah akan semakin menghambat ASI.

Cara pemijatan yang kedua, mulai pijat putting ibu dari atas ke bawah. Di bagian areola, pijat dari atas ke bawah, dari kanan ke kiri, dengan pengulangan 5-6 kali setiap payudara. Terakhir, buah payudara dipijat mengikuti bentuknya dengan pengulangan 5-6 kali. Kemudian, pijat dengan gerakan spiral dan melingkar ke arah areola sebanyak 3-4 kali. Lakukan pemijatan tersebut untuk masing-masing payudara. Untuk proses pembersihan payudara, ingat untuk tidak menyambuni bagian areola dan putting untuk menghindari kaku dan kering.

3. Memompa ASI

Cara memperbanyak dan melancarkan ASI selanjutnya adalah dengan memompa ASI dari payudara. Cara memperbanyak ASI ini akan memudahkan ibu menyusui ketika bekerja. Kegitan ini dilakukan ketika ibu merasa payudara belum kosong setelah proses menyusui. Hal ini bermanfaat agar payudara selalu terangsang untuk memproduksi ASI.

Diantara waktu menyusui, pompa ASI secara berkala dan konsisten. Pompa payudara kiri dan kanan masing-masing selama 10 menit. Apabila ibu menyusui bekerja, cobalah memompa ASI selama 15 menit selang beberapa jam bekerja. Hal yang perlu diketahui adalah produktivitas ASI akan meningkat pada pukul 2 – 5 pagi. Pompa ASI pada jam-jam tersebut apabila memungkinkan.

4. Bergantian Payudara Ketika Menyusui

Salah satu cara memperbanyak asi pasca melahirkan adalah pastikan bayi diberi ASI bergantian dari semua payudara. Susui bayi hingga payudara terasa kosong, kemudian gantilah dengan payudara yang masih penuh ASI.

Tubuh ibu akan memasok susu sesuai dengan stimulus atau rangsangan sari bayi atau pompa. Oleh karena itu, ibu perlu menggunakan kedua payudara secara bergantian di awal-awal masa menyusui terutama 4-6 minggu pertama. Kedua payudara harus mendapatkan pesan yang sama untuk terus memproduksi cadangan ASI.

Susuilah bayi pada payudara pertama yang ia inginkan selama 10 – 20 menit. Namun, perlu diingat bahwa setiap bayi berbeda-beda, ada yang menyedot ASI dengan cepat dan ada yang lambat. Perhatikan saja apakah bayi telah merasa kenyang atau masih kelaparan.

Ketika bayi berhenti menyusu atau menelan atau tertidur, ibu bisa mengalihkannya ke payudara lain. Jika bayi belum melepas payudara, selipkan kelingking ibu ke sudut mulutnya untuk melepaskan isapannya dari payudara. Jika bayi tertidur ibu bisa membangunkannya dengan lembut dengan meniup mukanya secara lembut, membelai wajahnya, atau menggelitik jari-jarinya, kemudian tawarkan payudara kedua.

Bahkan jika mata bayi tertutup, ibu bisa menggelitik bibirnya dengan menggesekan putting. Alasan mengapa harus menggunakan dua payudara adalah jika bayi puas hanya pada satu payudara, payudara ibu lainnya dapat mengalami pembengkakan. Jika diperlukan pompa atau pijat dengan tangan untuk mengatasi kepenuhan dan melembutkan payudara.

5. Mengelola Stress

Usahakan untuk mengelola stress dengan baik selama menyusui adalah cara memperbanyak air asi setelah melahirkan. Ibu menyusui tidak perlu stress karena stress dapat menyebakan tubuh sedikit mengeluarkan ASI dan bahkan tidak mengeluarkan sama sekali. Jika ibu menyusui mengalami stress, mungkin tidak akan mengurangi produksi ASI, tapi mengurangi jumlah ASI yang keluar.

cara memperbanyak asi

Mintalah bantuan pasangan atau anggota keluarga lain jika membutuhkan bantuan untuk mengatur rumah dan merawat bayi. Semua itu untuk meringankan beban anda agar anda bisa menyusui dengan tenang. Kondisi yang tenang dan nyaman pada ibu menyusui bukan saja peran ibu tapi peran keluarga. Ibu tetap dapat memperbanyak ASI selama fisik dan mental sehat dan juga menjaga konsumsi makanan sehat. Begitu juga dengan bayi. Selama bayi sehat, ia akan terus mengonsumsi ASI dan ASI akan terus diproduksi.

Nah itulah cara dan tips untuk melancarkan dan memperbanyak ASI pasca melahirkan. Sebaiknya cara diatas tidak dilakukan secara sendiri-sendiri. Selain melakukan cara-cara diatas, mengonsumsi beragam makanan bernutrisi dan bergizi juga penting untuk melancarkan dan memperbanyak ASI.

Makanan untuk memperbanyak asi yang bervariasi akan menyebabkan rasa ASI eksklusif berbeda-beda. Oleh karena itu, bayi tidak akan bosan dan lebih menyukai aktivitas menyusu. Ketahui juga jenis susu ibu menyusui dan makanan yang dilarang untuk ibu menyusui untuk menjaga kesehatan bagi ibu dan sang buah hati.

No Responses

Write a response