cara mendidik anak agar cerdas sejak dini

Cara Mendidik Anak Agar Cerdas Sejak Dini

Mengapa cara mendidik anak agar cerdas sejak dini itu perlu? Saat baru dilahirkan, anak bak kertas putih tanpa coretan dan noda. Kertas itu akan diberi gambar atau warna seperti apa, hal itu tergantung bagaimana orang tua akan mengarahkan mereka. Bisa didominasi dengan warna terang atau justru dipenuhi dengan warna yang gelap.

Sebagai orang tua, anda wajib membimbing dan mengarahkan anak untuk bisa menjadi sosok yang mandiri, rajin beribadah, ramah, dan cerdas. Sayangnya, masih saja ada orang tua yang tidak mengerti dan belum paham cara mendidik anak agar bisa tumbuh seperti yang diharapkan.

Oleh karena itu, ulasan kali ini akan membahas bagaimana cara mendidik anak agar cerdas sejak dini untuk menciptakan generasi penerus dengan masa depan yang lebih cerah dan lebih berkualitas.

Simak ulasan cara mendidik anak agar cerdas sejak dini dibawah ini!

1. Memberi ASI hingga 2 tahun dan Sering Mengajaknya Berkomunikasi

cara mendidik anak agar cerdas sejak dini

ASI memiliki peran penting dalam meningkatkan perkembangan otak anak agar lebih cerdas dan pintar. Sebagai salah satu cara mendidik anak agar cerdas sejak dini, ibu perlu memberikan ASI eksklusif hingga usia 2 tahun. Biasanya ibu hanya menyediakan ASI ekskulsif hingga si kecil berusia 6 bulan saja karena faktor tertentu.

Nah, bagi ibu yang tidak memiliki kendala untuk memberikan ASI pada si kecil hingga 2 tahun, usahakan untuk menyediakannya ASI hingga si kecil di usia tersebut. ASI yang kaya akan nutrisi didalamnya adalah salah satu jalan untuk menciptakan bayi pintar 0-6 bulan.

Selain meberikan ASI hingga ia berusia 2 tahun, ibu dan ayah harus sering mengajak si kecil untuk berkomunikasi. Walaupun anak masih berusia 3 tahun atau kurang, ia pasti mengetahui jika ia sedang diajak untuk berkomunikasi. Khususnya, untuk para ibu, dituntut untuk lebih aktif berbicara dan cerewet.

Banyak kosakata dan perbendaharaan kata yang baru akan mempercepat dirinya bisa berbicara dengan jelas. Berinteraksi pun akan mendekatkan hubungan antara orang tua dan anak.

2. Mendengarkan Lagu dan Belajar Musik

cara mendidik anak agar cerdas sejak dini

Mendengarkan lagu akan membuat si kecil bertambah perbendaharaan katanya dan dapat mempelajari bermacam- macam bunyi. Pilihlah lagu- lagu yang dapat membuat anda bergerak bersama si kecil, memiliki nada yang unik, dan memiliki syair yang berima. Contoh lagu yang anak dapat anak dengarkan adalah cicak- cicak di dinding.

Selain mendengarkan lagu dan musik, anak bisa juga mempelajarinya. Menurut penelitian di Toronto University, anak yang belajar musik akan sangat mudah untuk meningkatkan kemampuan otak kanannya. Semakin banyak musik yang dipelajari, semakin tinggi kemampuan si kecil.

Selain itu, penelitian lainnya menyebutkan bahwa anak yang belajar musik akan meningkatkan prestasinya di sekolah dan juga IQ yang dimilikinya. Seorang peneliti dari Perancis pun membuktikan dan menunjukan bahwa anak yang belajar musik dalam kurun waktu 6 bulan saja akan memiliki kemampuan kognitif yang meningkat.

Di sisi lain, belajar musik akan membuat anak mudah menangkap arah pembicaraan lawan bicaranya dan juga meningkatkan kemampuannya dalam membaca. Latihan musik pun akan mendorong perkembangan saraf pada gelombang otaknya. Anak yang pintar bermain musik adalah tanda anak cerdas.

3. Manfaatkan Momen Bersama Anak

cara mendidik anak agar cerdas sejak dini

Jika anda adalah orang tua yang bekerja, manfaatkanlah waktu sebaik- baiknya untuk berkomunikasi dengan anak seefektif mungkin. Sambil menyematkan humor dan candaan dalam pembicaraan anda, usahakan anda mendapatkan pembicaraan yang berisi. Misalnya, ajak anak anda mengobrol berbagai hal dengan santai dan tenang ketika mengantarkannya ke sekolah. Sering berdiskusi dengannya adalah salah satu cara membuat anak pintar dan cerdas.

Gunakan juga kesempatan untuk menanamkan nilai positif ketika anda dan sang buah hati menonton televisi. Mengajaknya berdiskusi bisa dimulai dengan pertanyaan- pertanyaan yang unik dan bisa membuat anak anda tertawa.

Selain itu, sesibuk- sibuknya anda, sediakan waktu bersama anak anda. Meluangkan waktu untuk anda dan anak akan membantu menumbuhkan ikatan emosional antara sang anak dan orang tua. Manfaatkan kesemapatan tersebut untuk mendekatkan diri dan memahami anak anda.

Anda bisa menafaatkan waktu- waktu ketika pergi bersama ke tempat- tempat menarik, menonton televisi bersama, bermain bersama, membangunkan atau mengatarkannya tidur, dan masih banyak lagi. Ini adalah cara mendidik anak supaya pintar dan kreatif.

4. Mengatur Jam Tidur Anak dan Berdoa Bersama dalam Setiap Kesempatan

Tidur yang cukup akan mebantu anak anda memulishkan kondisi tubuhnya. Salah satu istirahat yang paling baik adalah tidur. Anak yang tidur dengan cukup akan merasakan tenang dan rileks sehingga otaknya bisa berfungsi dengan optimal. Mengatur jam tidur adalah cara mendidik anak agar cerdas sejak bayi dan balita.

Tetapkan waktu tidur jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Konsisten dalam jam tidur akan membantu anak anda focus dalam kegiatan sehari- harinya. Sebuah penelitian menunjukan bahwa anak yang kekurangan jam tidur cenderung akan melakukan hal- hal yang tidak baik saat ada di luar rumah. Tidur akan mempengaruhi kemampuan kognitif anak, termasuk cara memecahkan masalah, cara mengambil keputusan, perhatian dengan lingkungan, dan memori anak.

Selain memiliki tidur yang cukup, biasakan juga si kecil untuk berdoa sebelum tidur dan dalam setiap kesempatan yang ada. Berdoa akan mengajari anak bahwa semua yang ia miliki adalah karunia dari Tuhan. Yang memberikan kecerdasan dan kepintaran kepada anak adalah Tuhan.

Oleh karena itu, mohonlah kepada-Nya agar cara mendidik anak agar cerdas sejak dini yang anda lakukan berhasil. Berdoa akan membantu perkembangan psikologi rohani dan melatih kognisis anak dalam menghafalkan doa- doa.

5. Tanamkan Kedisiplinan, Tanggung Jawab, dan Ajarkan untuk Berterima Kasih

Disiplin adalah kunci perkembangan anak di masa dewasanya kelak. Mulailah dari hal- hal yang sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya. Terapkan dan lakukan kedisiplinan ini dalam berbagai tempat dan waktu.

Ajarkan pula anak untuk bertanggung jawab. Bisa dimulai dengan mengajarkan anak untuk membereskan mainannya setelah membereskan mainannya. Bisa juga dengan mengingatkan anak mengenai jam tidurnya sepulang sekolah. Ini akan menjadi pembelajaran tanggung jawab terhadap dirinya sendiri.

Selain itu, ajarkan anak anda untuk berterimakasih. Mengucapkan terimakasih sebenarnya adalah hal yang mudah dilakukan. Namun, jika tidak dibiasakan sejak kecil, anak pasti akan sulit untuk menerapkan dan melakukannya. Ajarkan dan latih anak dengan tekun untuk berterimakasih.

Dengan selalu diajarkan untuk mengucapkan terimakasih pada orang yang membantunya, anak akan mengetahui artinya saling menghargai. Anakpun secara tidak langsung sedang diajarkan untuk berempati kepada orang lain. Dengan demikian, anak tidak akan tumbuh dengan sifat egois atau menang sendiri.

Itulah cara mendidik anak agar cerdas sejak dini. Selain sisi intelektualnya, anak perlu diajarkan sisi emosional dan spiritualnya. Semuanya menjadi 1 paket dalam cara mendidik anak yang perlu anda lakukan.

Selain mengetahui bagaimana cara mendidik anak sejak dini, ketahui pula induksi laktasi jika ASI anda sulit untuk diproduksi karena sudah lama tidak menyusui atau baru menyususi pertama kali. Pahami pula tanda-tanda bayi sedang tidak sehat karena anda tidak ingin buah hati anda jatuh sakit, bukan?

No Responses

Write a response