cara mengatasi anak susah makan

Coba Ini Bun, 7 Tips Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Apakah anda memiliki anak yang susah makan? Sudah tahu cara mengatasi anak susah makan? Baca terus ulasan ini. Tentunya anda tidak sendirian menghadapi si kecil yang susah makan. Faktanya, satu dari empat orang tua menyerah menghadapi anak yang susah mengonsumsi makanan sehat, menurut survey dari perusahaan YouGov dari Inggris. Mengejutkannya, 68% orang tua dengan anak yang sudah makan merasa stress dan frustasi menghadapi situasi ini.

Orang tua cemas dan khawatir anaka- anak mereka yang susah makan tidak mendapatkan gizi dan nutrisi yang cukup. Namun, orang tua tak perlu cemas akan hal ini karena anak yang sulit makan adalah hal yang wajar dan normal. Bunda dapat melakukan cara mengatasi anak susah makan yang akan diulas berikut.

7 Tips Cara Mengatasi Anak Susah Makan, tips ini membuat anak Bunda bersemangat saat jam makan tiba, dicoba ya Bunda. Semoga berhasil!

cara mengatasi anak susah makan

1. Variasikan menu

Biasanya anak memiliki sifat mudah bosan, juga dalam hal makanan. Karena itu, anda harus lebih kreatif saat menyajikan menu untuk si buah hati adalah salah satu cara mengatasi anak yang susah makan. Variasikan menu makanan yang anda berikan pada anak, misalnya dengan mengombinasikan rasa asin, manis, dan gurih pada lauk dan hidangan sayurnya. Makanan seperti ini bisa menjadi penambah nafsu makan balita 1 tahun.

Tampilan makanan yang dihidangkan juga bisa coba anda rekayasa san kreasikan. Anak mudah sekali tertarik pada bentuk yang ia kenali dan sesuatu yang terlihat berwarna-warni. Anda bisa memotong wortel dalam bentuk bintang atau bunga atau menata nasi dalam bentuk hewan. Dengan begitu, makan bisa menjadi aktivitas menyenangkan bagi si kecil. Si kecil akan selalu penasaran makanan seperti apa yang akan disajikan oleh bundanya. Sebaiknya bunda mempelajari berbagai resep anak susah makan.

2. Hindari Memarahi Anak Agar Mau Makan.

cara mengatasi anak susah makan

Agar si kecil mau makan, banyak bunda yang menakut-nakuti atau bahkan mengancam anak. Dengan seringnya melakukan hal itu, dikhawatirkan si kecil akan menganggap bahwa makan adalah aktivitas yang tidak menyenangkan. Bahkan ketika anak mengingat tentang makanan, bisa menimbulkan trauma psikis.

Makan bersama sebenarnya merupakan momen- momen dimana bunda dan anak bisa berinteraksi. Di meja makan, orangtua dapat menjadi teman menyenangkan bagi si kecil. Ini membuat hubungan antara anak dan orangtua semakin erat.

Yang perlu diperhatikan, minimalkan gangguan yang ada selama waktu makan. Lakukan hal- hal seperti menjauhkan mainan dari meja makan dan mematikan televisi. Dan, saat anak makan, bunda jangan menciptakan suasana yang “horor”.
Hindari memarahi anak ketika ia sedang menyantap makananya. Ini dapat membuat anak sangat tidak menyukai aktivitas makan. Pada akhirnya, anak tidak mau makan sama sekali.

3. Buat Suasana Makan yang Menyenangkan

Makan termasuk dalam proses eksplorasi dan pembelajaran bagi anak-anak. Bunda dapat melakukan kegiatan sebagai berikut pada anak yang susah makan untuk membantunya menambah selera makan. Dengan rutin, bunda bisa mengadakan acara makan keluarga. Kemudian, biarkan anak melihat anda mengonsumsi beragam jenis makanan dan memberikan komentar positif.

Selain itu, terapkan waktu makan yang konsisten, misalnya dua kali makan camilan dan tiga kali waktu makan utama tiap hari. Lalu, untuk tiap waktu makan, batasi waktu sekitar 30 menit. Juga, bunda harus menciptakan suasana nyaman saat si kecil makan. Bunda juga harus mencoba berkreasi membuat makanan praktis yang bisa dipegang dan dimasukkan ke mulut anak dengan mudah. Makanan semacam ini dapat menjadi penambah nafsu makan balita 1 tahun.

4. Atur Jadwal Makan Anak

Bunda harus memperhatikan waktu jadwal makan anak. Ingat, setiap 3-4 jam, perut anak akan kosong. Karena itu, berikan makan 3 kali makanan padat dan 4 kali nutrisi tambahan untuk anak usia 1 tahun ke atas sehingga total pemberian makan sekitar 7 kali sehari. Jadi, jangan bunda memaksakan makan setiap jam pada si kecil saking bunda ingin anak gemuk padahal belum waktunya untuk makan.

Selain itu, jangan memaksa anak makan saat pemberian makan. Misalnya, pada anak bayi periode 6-9 bulan, itu merupakan periode kritis saat anak belajar mengkoordinasi otot-otot mengunyah dan menelan. Karena itu, anak sering memuntahkan kembali makanan pada umur-umur sekian ketika bunda memperkenalkannya pada makanan padat.

Nah, biasanya bunda seringkali menginterpretasikan bahwa si kecil tak senang makanannya atau tak mau makan. Padahal sebenarnya anak belum terampil untuk mengkoordinasikan otot mereka. Dan, biasanya bunda malah akan memberikan makanan yang cair dan akhirnya jadi kebiasaan. Jadi, atur jadwal makan untuk mengatasi bayi susah makan.

5. Sajikan Dalam Porsi Kecil

Tak perlu terpaku untuk menghidangkan makanan dalam porsi yang besar dan lengkap yang terdiri dari sayur, lauk, dan nasi. Si kecil biasanya memiliki selera yang berbeda dengan orang tuanya. Di antara pilihan lauk pauk yang tersedia, tanyakan apakah anak ingin memakannya satu per satu atau sekaligus.

Bunda pun bisa menghidangkan sayuran atau lauk saja dalam porsi kecil. Bisa saja si kecil menjadi lahap menghabiskan makanannya karena melihat piring makannya tidak penuh terisi makanan. Dan, jika sudah habis, anda dapat menawarkan menu lainnya. Selalu bersabar dalam mencoba satu persatu cara mengatasi anak yang susah makan.

6. Gunakan Piring Berwarna Cerah

Penelitian telah membuktikan bahwa menggunakan piring-piring berwarna cerah saat si kecil makan adalah cara menambah nafsu makan anak yang cukup ampuh dan efektif. Penelitian tersebut menunjukan bahwa nafsu makan dapat dibah dengan warna piring. Warna yang dinilai dapat meningkatkan nafsu makan cukup efektif adalah oranye, kuning, dan merah.

Dan, warna merah adalah warna yang paling baik untuk menjaga nafsu makan. Faktanya, warna-warna yang cerah dapat membuat hati anak lebih gembira dan nafsu makan ikut terpancing.

7. Jika Memang Anda Membutuhkan Bantuan, Mintalah!

Jika si kecil semakin membandel saat disuruh makan dan bunda sudah tidak kuat menghadapi anak susah makan, mintalah bantuan. Mintalah bantuan ayah atau anggota keluarga lainnya yang kira- kira dapat membuat si kecil menurut. Biasanya orang tua anda dan orang yang lebih berpengalaman pasti akan lebih tahu cara mengatasi anak susah makan usia 18 bulan dan usia- usia berikutnya.

Namun, bunda tidak perlu terlalu memaksakan agar si kecil mau makan jika dokter mengatakan tidak ada keterlambatan dalam tahapan tumbuh kembang si kecil. Dan, untuk keinginan anak makan junk food, jangan luluh dan menyerah karena makanan tersebut tidak sehat.

Nah, itulah cara mengatasi anak susah makan yang bisa anda terapkan pada anak anda yang tidak menyukai aktivitas makan. Jika anda memiliki anak bayi yang susah makan, anda bisa mempelajari tanda bayi sehat dan mengetahui apakah susah makan itu adalah wajar atau karena ia tidak sehat. Ketahui juga Vitamin otak untuk anak yang bagus dikonsumsi.

No Responses

Write a response