makanan pantangan ibu hamil

Tahukah Anda, Inilah Daftar Makanan Pantangan Ibu Hamil

Bayi yang terlahir sehat adalah dambaan para orang tua dan apa saja dilakukan untuk melahirkan bayi yang sehat. Oleh karena itu, saat masa kehamilan, ibu tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan. Hal ini dikarenakan makanan apa yang dikonsumsi oleh ibu hamil akan dikonsumsi juga oleh janin. Lalu apa saja makanan pantangan ibu hamil? Inilah daftar makanan pantangan ibu hamil.

Banyak mitos kehamilan yang diperbincangkan dari mulut kemulut termasuk asupan makanan pantangan saat ibu hamil. Bagi ibu hamil yang baru mengalami masa kehamilan atau trimester pertama, tentu saja sangat mempercayai mitos tersebut. Ibu hamil juga akan memberikan perhatian ekstra karena pada trimester pertama janin sedang mengalami tahap perkembangan awal.

Namun, banyaknya makanan pantangan ibu hamil akan membuat para ibu hamil menjadi bingung apa saja makanan pantangan yang tidak boleh dikonsumsi. Hal itu dikarenakan banyak sekali makanan pantangan untuk ibu hamil mulai dari buah hingga daging, contohnya saja buah nanas.

Sebelum takut untuk mengonsumsi makanan pantangan ibu hamil, ibu sebaiknya mengetahui fakta mengenai makanan yang harus dan wajib dihindari agar bayi tetap sehat.

Ulasan ini akan mengupas tuntas apa saja makanan pantangan ibu hamil yang perlu dipertimbangkan terutama pada masa kehamilan trimester pertama.

1. Sushi

Sushi adalah makanan mentah khas jepang yang cukup bergizi namun merupakan salah satu makanan yang tidak baik untuk ibu hamil. Sushi biasanya terbuat dari ikan salmon, ikan tuna, dan ikan lainnya yang belum matang. Hal itu dikarenakan sushi tidak bersih dan steril dan masih mengandung bakteri dan banyak bibit penyakit. Ikan dari laut yang terdapat dalam susi juga mengandung merkuri yang tinggi. Oleh karena itu, hindarilah ikan yang mengandung merkuri seperti King mackerel, Sword fish, Shark, dan Tilefish.

makanan pantangan ibu hamil

Konsumsi sushi dapat menyebabkan pembengkakan cairan saraf pada janin. Akibatnya bayi akan keluar dengan ukuran kepala yang besar. Apalagi janin pada usia kehamilan trimester pertama, ibu hamil rentan mengalami keguguran. Hal itu disebabkan sushi mengandung bakteri, virus, dan parasite yang lebih banyak yang dapat mengganggu kesehatan janin anda.

Apa saja bakteri yang berbahaya pada sushi?

Bakteri salmonella dapat menyebabkan kram perut dan diare akut pada ibu hamil. Bakteri coliform. Bakteri toksoplasmosis adalah bakteri yang menyebabkan janin atau bayi mengidap penyakit tokso. Penyakit tokso ini akan menyerang bagian kepala bayi.

Namun, ada juga sushi fushion yang berisi daging ikan yang telah dimasak. California Rolls juga merupakan sushi yang terbuat dari udang, kepiting, dan belut yang telah dimasak. Ibu hamil bisa memilih jenis sushi ini jika memang ingin sekali makan sushi.

2. Telur dan makanan setengah matang atau mentah

Apakah anda pernah mendengar orang tua yang mengatakan telur mentah dianjurkan untuk ibu hamil sebelum proses persalinan? Hal ini dikarenakan orang tua menganggap gizi telur akan memperkuat kondisi tubuh saat melahirkan. Ternyata hal itu salah besar. Telur setengah matang dan telur mentah adalah salah satu makanan yang dilarang untuk ibu hamil trimester pertama dan trimester kedua dan ketiga.

Anda juga perlu menghindari makanan-makanan yang diolah setengah matang seperti daging, keju, dan seafood. Makanan mentah yang berasal dari sayuran juga dapat memicu kesehatan bagi ibu hamil dan janin. Sayuran mentah seperti kecambah mentah memiliki bakteri yang lebih banyak bakteri dibandingkan sayuran yang telah dimasak. Hindari juga sate setengah matang dan steak yang dimasak setengah matang.

Telur dan makanan lainnya yang sentengah matang dan mentah mengandung bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Bakteri Salmonella dapat menyebabkan kontraksi dini pada ibu hamil sehingga menyebabkan bayi hair premature. Selain itu, bakteri ini juga dapat menyebabkan disentri dan diare akut. Bahkan, risiko kontaminasi dari bakteri Salmonella ini dapat menyebabkan keracunan dan bahkan kematian pada bayi.

3. Kafein pada Kopi, Makanan, dan Minuman Lainnya.

Kafein juga ternayata merupakan salah satu makanan yang dilarang untuk ibu hamil muda. Banyak penelitian yang meneliti hubungan antara kafein dan kehamilan. Ibu hamil tidak boleh mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein secara berlebihan. 200 mg kafein atau setara dengan dua cangkir kopi instan adalah jumlah maksimal kafein yang beoleh dikonsumsi ibu hamil.

makanan pantangan ibu hamil

Namun, jika anda mengonsumsi kopi jenis brewed coffe, anda hanya bisa meminum secangkir kopi dalam sehari. Waspadai juga kafein yang terdapat dalam coklat, teh, minuman bersoda, dan minuman berenergi. Kafein juga terdapat dalam suplemen tertentu sehingga ibu hamil haruslah ekstra perhatian terhadap makanan yang akan dikonsumsinya.

Konsumsi kafein dapat menyebabkan insomnia, kecemasan, stress, gangguan pencernaan, jantung berdetak kencang, dan tremor pada ibu hamil yang dapat menggangu janin. Kafein dalam kopi juga dapat menyebabkan ibu mengalami efek diuretic yaitu buang air kecil berlebihan.

Ini akan menyebabkan ibu hamil kekurangan cairan dan juga mengalami dehidrasi. Kelebihan konsumsi kafein dapat menyebabkan bayi lahir cacat, keguguran janin, dan bahkan kasus kematian saat proses melahirkan.

4. Tape

Tape adalah makanan hasil fermentasi dari singkong. Tape melalui proses fermentasi dengan menggunakan mikroorganisme yaitu ragi. Tape memiliki kandungan alkohol yang menjadikannya salah satu makanan yang dilarang untuk ibu hamil trimester pertama. Kadar alkohol yang terkandung dalam alcohol tergantung pada berapa lama proses fermentasi yang dilakukan pada bahan karbohidrat tersebut.

Semakin lama proses fermentasi maka kandungan alcohol dalam tapepun akan semakin tinggi. Setelah mengonsumsi tape, biasanya perut akan mengalami panas yang diakibatkan kandungan alcohol didalamnya. Tape juga dapat mempengaruhi perilaku anak. Sama halnya dengan mengonsumsi alcohol, tape ini dapat mempengaruhi otak anak. Tape ini dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan jaringan pada janin, terutama jaringan otak.

Makanan ini juga dapat menyebakan penyakit kuning pada janin. Alkohol yang masuk ke tubuh ibu hamil akan mendatangankan bakteri toksoplasma yang dapat menyebabkan penyakit kuning. Tape juga dapat menyebakan penyakit diabetes karena kandungan karbohidrat dan kalorinya.

Makanan ini juga dapat menimbulkan risiko penyakit Feotal Alcohol Spectrum Disorder (FAS). Penyakit ini menyebabkan bayi yang lahir memiliki kepala yang mungil atau kelainan pada wajah. Penyakit ini juga dapat menyebabkan kelainan perilaku pada anak setelah beranjak dewasa.

5. Keju

Banyak ibu hamil yang menyangka bahwa keju bagus untuk kehamilan kerena mengandung susu. Namun, anggapan tersebut ternyata salah karena keju yang tidak dipasteurisasi merupakan makanan yang dilarang untuk ibu hamil trimester pertama karena akan sangat berbahaya bagi ibu hamil.

Di pasaran, banyak sekali keju yang tidak melalu proses pasteurisasi. Alasan keju tersebut dipasterisasi adalah agar rasanya enak tapi proses ini justru penting dalam pengolahan keju. Tidak dipasteurisasi artinya susu yang merupakan bahan utama keju tidak melewati pemanasan 60 derajar Celcius.

makanan pantangan ibu hamil

Ternyata untuk membunuh bakteri pada keju, susu haruslah melalui proses pasteurisasi tersebut selama 30 menit. Keju semacam ini masih mengandung bakteri seperti E.coli, salmonella, listeria, dan masih banyak bakteri lainnya. Keju yang tidak dipasteurisasi banyak ditemukan pada keju lunak yang merupakan hasil impor dari luar negeri. Beberapa keju yang tidak melalu proses pasteurisasi diantaranya Keju Brie, Keju Camembert, Keju Feta, Blue Cheese, dan Roquett.

Namun, ada juga jenis keju yang telah dipasteurisasi tapi tetap dilarang untuk ibu hamil. Contoh keju lunak tersebut adalah blue cheese atau keju biru. Keju jenis ini memiliki tekstur yang lembab dan kurang asam yang merupakan tempat yang baik untuk berkembang biaknya bakteri listeria. Bakteri-bakteri yang terdapat dalam keju tersebut dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit pada ibu hamil dan janin.

Nah, itulah daftar makanan pantangan ibu hamil. Ibu hamil perlu memperhatikan makanan apa saja yang diperbolehkan atau dilarang pada fase kehamilan. Ibu hamil haruslah mematuhi pantangan makanan termasuk saat fase kehamilan agar ibu dan janin tetap sehat. Agar janin dan ibu hamil tetap sehat, selalu konsumsi makanan sehat untuk ibu hamil yang memiliki banyak vitamin dan mineral essensial.

No Responses

Write a response