posisi tidur ibu hamil

Posisi Tidur Ibu Hamil Yang Baik dan Direkomendasikan

Posisi tidur ibu hamil janganlah dianggap sepele. Tidur dan istirahat yang nyenyak bisa jadi tantangan tersendiri bagi ibu hamil. Janin yang semakin besar bisa membuat ibu hamil memiliki posisi tidur yang serba salah. Posisi tidur yang nyaman kini jarang sekali dirasakan. Terlebih lagi ibu hamil kesulitan bergerak dan mengubah posisi tidur.

Selain itu, pada trimester kehamilan, ibu sering mengalami lelah, pusing, mual, kram perut, dan sakit punggung yang membuat ibu sulit tidur. Ditambah posisi tidur dan istirahat yang salah pada ibu hamil dapat menyebabkan mendengkur, kaki bengkak, nyeri otot, penurunan dan peningkatan tekanan darah.

Apa saja sih posisi tidur ibu hamil yang ideal?

Ulasan ini akan membahas beberapa posisi tidur ibu hamil yang baik dan sangat direkomendasikan. Silakan disimak.

1. Posisi Tidur dengan Menggunakan Bantal Hamil

Bantal adalah suatu alat yang dapat membuat posisi tidur yang baik untuk ibu hamil dan menjadi lebih nyaman. Bila ibu hamil mengalami napas pendek atau sesak nafas, letakan bantal di sisi tubuh untuk menaikan posisi dada. Bila ibu hamil mengalami sakit di ulu hati, ibu bisa meletakan bantal atau guling di bawah kepala. Ini dimaksudkan agar posisi badan bagian atas menjadi lebih tinggi.

posisi tidur ibu hamil

Ibu hamil juga dapat tidur dengan posisi setengah duduk untuk mencegah asam lambung naik. Nyeri ulu hati pada ibu hamil ini biasanya disebabkan oleh hormone progesterone yang merelaksasi otot antara esophagus atau kerongkongan dan perut. Oleh karena itu, asam lambung dan asam lambung bisa naik ke esophagus lagi.

Disamping itu, ibu hamil dianjurkan untuk makan malam lebih dini dan makan secara perlahan. Selain itu, untuk menyangga posisi miring ke kiri, ibu bisa mengganjal tubuh memakai bantal atau guling di bagian perut dan punggung. Bantal khusus ibu hamil juga dapat membuat ibu lebih nyaman.

Jika ibu hamil tidak nyaman karena payudara yang mengalami perubahan, ibu hamil bisa menggunakan bra khusus kehamilan atau sport bra yang pas di dada. Ibu hamil dapat memeluk bantal bumil yang besar untuk melindungi payudara yang sensitif. Jika ibu hamil merasa tidak nyaman akan rasa sakit di payudara yang berlarut-larut, ibu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter untuk pemberian obat acetaminophen.

Posisi tidur untuk ibu hamil dengan bantal ini ideal untuk trimester pertama (1-3 Bulan). Pada trimester pertama, ibu hamil sering merasa gelisah karena tahap awal ibu memasuki kehamilan. Berbagai hal mengganggu ibu hamil yang mebuat ibu menjadi tidak nyaman. Untuk mengatasi hal tersebut, ibu hamil bisa mencoba beberapa posisi tidur ibu hamil muda dengan bantal yang nyaman ini.

2. Hindari Terlentang

Bolehkah ibu hamil tidur terlentang?

Usahakan tidak. Apalagi selama ibu hamil memasuki trimester kedua, hindari tidur terlentang. Tekanan terhadap pembuluh darah utama atau vena cava inferior dapat meningkat jika ibu tidur dalam posisi terlentang. Tekanan ini dapat mengganggu peredaran darah pada tubuh ibu dan juga kandungan janin.

posisi tidur ibu hamil

Oleh karena itu, tidur dengan posisi terlentang dapat menghambat pasokan oksigen ke janin. Vena cava inferior yang tertekan juga dapat menyebabkan pembengkakan pada bagian tubuh atau edema. Vena cava inferior adalah pembuluh balik besar yang terletak di perut belakang bagian bawah. Tugasnya adalah membawa darah kotor dari seluruh tubuh ke bagian bawah jantung.

Oleh karena itu, ini juga dapat menyebabkan kelelahan pada punggung ibu hamil. Posisi terlentang juga dapat menyebabkan ambeien dan nyeri otot. Ini juga dapat menyebabkan ibu hamil mengalami pusing ketika merobah posisi ke berdiri atau duduk. Yang tidak kalah mengganggunya posisi ini dapat menyebabkan ibu hamil mendengkur.

Ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk tidur dalam posisi tengkurap. Sebab, perut yang besar tidak memungkinkan ibu hamil tidur dalam posisi tidur. Selain itu, payudara yang memiliki tekstur lunak dan lebih sensitif pada masa kehamilan akan terasa sakit dan tidak nyaman jika ditindih saat tengkurap. Janinpun akan terhimpit oleh tubuh ibu walaupun sejatinya kandungan janin dilindungi oleh cairan ketuban yang membuatnya tetap mengapung.

Meski demikian, jika anda bangun dalam keadaan terlentang atau tengkurap, anda tidak perlu khawatir. Berganti posisi ketika tidur memang merupakan hal yang alami dan tidak dapat dihindari.

Posisi tidak terlentang adalah posisi yang dianjurkan terutama selama Trimester Kedua (4-6 bulan) termasuk posisi tidur ibu hamil 4 bulan. Masa trimester kedua adalah masa kehamilan yang paling nyaman bagi ibu. Saat trimester kedua, janin telah melalui perkembangan yang cukup pesat dan tidak terlalu mengganggu sang ibu.

Bahkan gangguan selama trimester pertama tidak pernah dirasakan lagi, walaupun ada beberapa ibu hamil yang masih merasakan keluhan dalam intensitas kecil. Namun, itu bukan berarti anda bisa menyepelekan posisi tidur. Beberapa posisi tidur tidak aman untuk janin anda, contohnya tidur terlentang. Colah tidur miring kea rah kiri yang merupakan posisi tidur yang baik untuk ibu hamil 5 bulan.

3. Tidur Miring ke Kiri

Tidur miring ke kiri dengan posisi tubuh seperti huruf S adalah posisi tidur saat hamil tua yang dianjurkan. Untuk posisi yang nyaman, anda bisa menekuk kaki dan lutut, kemudian letakan bantal diantara kaki. Anda juga dapat menempatkan bantal di bagian punggung.

posisi tidur ibu hamil

Posisi ini bisa membuat ibu hamil menjadi rileks, nyaman, dan mengatasi kelelahan. Tidur miring kea rah kiri dapat melancarkan sirkulasi darah yang menuju ke ginjal, rahim, dan janin. Tidur dalam posisi ini bisa mendukung aliran darah dari pembuluh vena di jantung untuk mendistribusikan oksigen dan nutrisi pada ibu hamil dan janin.

Selain itu, posisi tidur miring ke kiri juga dapat membuat perut atau abdomen nyaman dan tidak menekan organ hati yang berada di sisi kanan. Posisi ini juga dapat mencegah dan mengatasi pembengkakan pada kaki, lengan kaki, dan tangan. Hal itu dikarenakan posisi ini akan mendukung kerja ginjal untuk membersihkan cairan dan zat sisa dalam tubuh.

Bila ginjal menahan cairan dan zat sisa, ibu hamil bisa mengalami edema. Kemudian, ibu hamil bisa memilih kasur dengan pegas yang lebut agar ibu nyaman semalaman dalam kondisi ini.

Posisi miring ke kiri adalah posisi tidur yang bagus untuk trimester ketiga termasuk posisi tidur ibu hamil 8 bulan yang ideal. Bagi ibu hamil yang memasuki trimester ketiga, biasanya akan mengalami gangguan tidur yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan ibu hamil akan mengalami kecemasan menghadapi proses persalinan dan kondisi perut yang semakin membesar. Hal ini menyebabkan semua posisi tidur ibu hamil 7-9 bulan ini menjadi tidak nyaman. Namun, posisi tidur miring kekiri dapat mebantu ibu hamil mendapatkan kualitas tidur.

Selain memperhatikan posisi tidur ibu hamil, sebaiknya ibu hamil juga memenuhi kebutuhan kalsium untuk menghindari pembengkakan pada kaki. Selain itu, nutrisi yang bisa didapatkan dari sayur, buah, dan susu juga harus secara seimbang. Rutinlah melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan agar kesehatan ibu hamil dan janin tetap terpantau. Ketahui juga mitos seputar kehamilan agar anda bisa terhindar dari informasi seputar kehamilan yang belum tentu benar.

No Responses

Write a response