sayuran yang dilarang untuk ibu hamil

Ternyata Inilah Daftar Sayuran Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

Ibu hamil tentu diwajibkan untuk mengonsumsi makanan yang sehat dengan nilai gizi yang tinggi. Sayuran dan buah pasti menjadi rekomendasi pertama bagi ibu hamil karena mengandung banyak nutrisi yang menyehatkan. Dari sekian banyak sayuran, ternyata terdapat beberapa kategori sayuran yang dilarang untuk ibu hamil.

sayuran yang dilarang untuk ibu hamil

Sayuran yang tidak diperbolehkan untuk ibu hamil memiliki kandungan yang dapat membahayakan ibu hamil dan janin. Selain itu, sayuran bergizi akan berbahaya jika tidak melalui proses pemilihan dan pengolahan yang tepat. Misalnya pada sayuran yang kurang bersih ketika dicuci, masih banyak terdapat bakteri toksoplasmosis. Bakteri toksoplasmosis adalah bakteri yang banyak ditemukan pada kotoran kucing.

Nah, apa saja sayuran yang dilarang untuk ibu hamil untuk mengonsumsinya?

Beberapa kategori sayuran yang dilarang untuk ibu hamil di saat masa kehamilan akan dikupas tuntas dalam ulasan dibawah ini.

1. Kentang

Jenis kentang tertentu adalah kategori sayuran yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Beberapa jenis kentang memiliki kandungan racun yang sangat berbahaya bagi ibu hamil dan janinnya. Jenis kentang yang tidak boleh untuk ibu hamil biasanya berwarna kehijau-hijauan dibawah lapisan kulit luar. Jenis kentang itu mengandung glycoalkaloid yang mengandung racun bagi ibu hamil.

Oleh karena itu, sebaiknya anda perlu mengupas dan mencuci kentang terlebih dahulu sebelum memasak dan mengonsumsinya. Selain itu, kentang mentah atau setengah matang juga dapat membawa bakteri salmonella, Listeria, dan E.Coli. Kemudian, banyak mengonsumsi kentang pada masa kehamilan dapat menyebabkan diabetes gestasional.

Seperti yang diketahui, ibu hamil seringkali mengalami komplikasi termasuk diabetes gestastional. Penyakit diabetes ini selain dapat mengganggu kesehatan juga dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Ibu hamil juga tidak diajurkan ntuk mengonsumsi kentang goreng. Biasanya pengolahan kentang goreng siap saji menambahkan penyedap rasa atau MSG yang tidak bagus untuk ibu hamil. Kentang goreng ini dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol didalam tubuh, menyebabkan kanker, mengganggu keseimbangan tubuh, diabetes, penyekit jantung, stroke pada ibu hamil dan menurunya jumlah nutrisi pada kentang.

2. Lalapan Mentah

Ibu hamil dilarang makan sayuran lalapan mentah. Lalapan sering disajikan dengan berbagai makanan khas Indonesia. Biasanya lalapan mentah ini akan sangat nikmat jika dikombinasikan dengan sambal pedas. Namun, walaupun banyak mengandung mineral, lalapan mentah ini bisa saja tidak melalui proses pencucian yang bersih dan steril. Ditakutkan lalapan mentah ini masih belum bebas dari pestisida dan pupuk yang akan sangat membahayakan kesehatan janin.

Lalapan mentah juga biasanya masih mengandung kotoran dan bakteri yang tidak akan hilang hanya dengan dicuci saja. Bakteri yang terdapat dalam lalapan mentah adalah Bakteri E.Colli yang dapat menyebabkan penyakit serius dan bahkan kematian. Untuk membunuh bakteri pada lalapan mentah, sayuran ini harus direndam didalam air hangat yang telah dicampur dengan garam. Anda juga harus membuang bagian sayur yang tampak rusak, membusuk, atau berubah warna.

3. Daun Pepaya

Saat usia kehamilan anda masih sangat muda, sebaiknya anda menghindari konsumsi sayuran yang harus dihindari oleh ibu hamil, salah satunya daun papaya. Daun papaya mengandung enzim papain yang dapat menyebabkan kerapuhan pada plasenta janin. Enzim papain juga memiliki fungsi yang hampir mirip dengan oksitosin dan prostaglandin.

sayuran yang dilarang untuk ibu hamil

Oksitosin dan prostaglandin adalah hormone yang digunakan untuk menginduksi persalinan dan juga meningkatkan kontraksi. Daun papaya juga disinyalir dapat memberikan efek antikoagulan atau mengencarkan darah. Oleh karena itu, konsumsi daun ini dapat menyebakan pendarahan pada ibu hamil.

Selain itu, daun papaya juga memiliki efek samping yang dapat menyebabkan asam urat, batu ginjal, gangguan pernafasan, memperlambat detak jantung, sakit perut, dan sembelit pada ibu hamil. Namun, ketika usia kehamilan anda telah melewati satu bulan, anda bisa mengonsumsi daun papaya ini. Tentu saja tidak boleh dalam jumlah yang berlebihan karena dapat menyebabkan perut begah dan kembung.

4. Tauge Mentah

Beberapa tahun belakangan ini, terjadinya banyak kasus keracunan makanan akibat mengonsumsi kecambah termasuk tauge. Misalnya saja di Inggris pada tahun 2010, badan perlindungan kesehatan di negara tersebut mengidentifikasi keracunan akibat bakteri salmonella pada kecambah.

Oleh karena itu, mengonsumsi tauge mentah bagi ibu hamil sangatlah tidak dianjurkan. Bahkan FDA (Food and Drug Association), semacam BPOM di America Serikat, melarang ibu hamil mengonsumsi tauge mentah dan kecambah mentah lainnya. Tauge mentah masih memiliki bakteri yang tersembunyi di biji walaupun telah dicuci.

Bakteri yang sering ditemukan pada kecambah atau tauge mentah adalah Salmonella dan E.coli. Kedua bakteri ini dapat menyebabkan keracunan pada makanan. Bahkan bakteri seperti basil, staphylococcus aureus dan listeria juga sering ditemukan pada kecambah atau tauge. Oleh karena itu, ibu hamil harus memasak tauge hingga masak untuk mematikan bakteri ini.

5. Kacang Tanah

Kacang tanah juga merupakan salah satu sayuran yang harus dihindari oleh ibu hamil. Menurut penelitian di Mt Sinai School of Medicine di New York City, Kacang tanah dapat menyebabkan alergi pada anak terhadap kacang tanah setelah dilahirkan. Semakin banyak kacang tanah yang ibu hamil konsumsi pada masa kehamilan trimester ketiga, anak akan semakin sensitif terhadap kacang. Apalagi masalah alergi kacang pada anak meningkat pada beberapa decade terakhir.

Selain itu, menurut sebuah penelitian yang baru dipublikasikan, alergi kacang yang dialami 503 bayi adalah alasan mereka akan alergi juga terhadap telur dan kacang. Hal ini berdasarkan tes tusuk kulit akan munculnya ruam kulit yang berkaitan dengan alergi makanan.

Namun, hal ini akan terjadi apabila ibu hamil, ayah, atau anggota keluarga lainnya memiliki alergi terhadap kacang tanah. Jika tidak ada riwayat alergi dalam keluarga, kemungkinan kecil anak mengalami alergi kacang tanah. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya ibu hamil tidak mengonsumsi makanan yang dapat memicu alergi pada anak.

Hal yang perlu diperhatikan adalah biasanya ibu hamil mengonsumsi kacang tanah yang merupakan cemilan dalam kemasan. Hal itu juga tidak baik karena produk cemilan kacang tanah tersebut memiliki kadar garam dan MSG yang tinggi dan tidak baik untuk janin.

6. Cabai

Cabai adalah salah satu sayuran yang dilarang untuk ibu hamil. Ibu hamil disarankan untuk menghindari semua jenis cabai. Cabai melalui proses penanaman dengan menggunakan pestisida yang sangatlah berbahaya bagi janin. Selain itu, cabai juga mengandung zat capsaicin.

Zat inilah yang membuat cabai terasa pedas dan panas. Makanan yang pedas akan memicu pelepasan hormone prostaglandin. Pelepasan hormone prostaglandin ini akan menyebabkan otot halus mengonduksi kontraksi. Kontraksi yang terjadi pada saat makan pedas dapat menyebabkan konstraksi lebih cepat pada kehamilan dan menyebabkan bayi lahir premature.

Itulah daftar sayuran yang dilarang untuk ibu hamil. Sumber makanan yang sehat dan bergizi ternyata dapat membahayakan ibu hamil jika tidak melalui proses pemilihan dan pengolahan yang tepat. Selain itu, ibu hamil juga harus dapat mengolah sayuran dengan benar agar dapat memenuhi kebutuhan nutrisi saat kehamilan. Cucilah sayuran hingga bersih dan masaklah hingga matang. Kemudian, hindari juga makanan pantangan ibu hamil.

No Responses

Write a response