tanda bayi tidak sehat

Tanda-Tanda Bayi Sedang Tidak Sehat

Anda perlu mengetahui tanda bayi tidak sehat karena bayi dibawah usia 6 bulan biasanya masih belum bisa menunjukan bahwa dirinya tidak sehat. Oleh karena itu, para orang tua seharusnya bisa lebih peka terhadap kondisi kesehatan sang buah hati.

Siapa tahu bayi anda mungkin menunjukan gejala penyakit tertentu, yuk kita kenali tanda bayi tidak sehat berikut ini :

1. Dehidrasi

Si kecil tidak bisa berbicara ketika dirinya sedang mengalami dehidrasi yang merupakan tanda bayi tidak sehat. Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui ketika bayinya mengalami dehidrasi. Gejala dehidrasi pada bayi diantaranya tidak meneteskan air mata saat menangis, jarang buang air kecil, dan mulut dan gusi yang kering.

Dehidrasi dikarenakan si kecil tidak mendapatkan cairan sebagaimana yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Masalah dehidrasi ini dapat terjadi jika bayi anda mengalami diare, muntah, lingkungan yang panas, demam, dan pola makan yang buruk.

Salah satunya demam adalah kondisi umum yang dapat menyebabkan bayi dehidrasi. Ketika bayi demam, air dapat menguap dari kulitnya dan ia akan berkeringat ketika tubuh berusaha menurunkan suhu tubuhnya. Bayi pun akan kehilangan banyak cairan ketika bernafas dan mungkin akan bernafas lebih cepat.

Selain itu, diare dan muntah dapat menyebabkan si kecil mengalami dehidrasi. Keadaan ini terjadi apabila buah hati anda terinfeksi virus perut, misalnya gastroenteritis. Segera kunjungi dokter terdekat jika anda tahu bahwa bayi anda sedang mengalami kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi. Hal ini dikarenakan jika dehidrasi tidak ditangani dengan benar, ini bisa berbahaya bagi si kecil.

2. Demam

tanda bayi tidak sehat

Semua bayi pasti pernah mengalami yang namanya demam. Kondisi ini adalah tanda bayi tidak sehat. Anda sebagai orang tua pasti panik dan khawatir ketika mengetahui bahwa tubuh bayi anda terasa panas. Sebenarnya, demam bukanlah suatu masalah kesehatan atau penyakit. Kondisi demam terjadi jika bayi menanggapi infeksi atau penyakit tertentu. Contohnya, demam karena efek imunisasi.

Demam bisa menjadi suatu tanda bahwa kekebalan tubuh bayi bekerja dengan baik. Selain itu, demam bisa terjadi jika bayi sering beraktivitas di luar ruangan ketika cuaca sedang panas. Namun, jika bayi anda berusia kurang dari 3 bulan dan mengalami demam dengan suhu diatas 37 derajat Celcius, segera hubungi dokter anda.

Jika bayi anda berumur antara 3 sampai 6 bulan dan mengalami demam diatas 38 derajat Celcius, segera kunjungi ahli medis terdekat. Apabila suhu tubuh bayi anda tidak terlalu panas tapi muncul tanda- tanda seperti diare, muntah, leher kaku, kesulitan bernafas, iritabilitas, dan ruam, segera bawa bayi anda ke dokter.

3. Muntah

Gejala muntah pada bayi mungkin tidak terlalu serius jika terjadi hanya sekali atau dua kali. Muntah adalah tanda bayi tidak sehat dimana isi lambung atau usus keluar secara paksa dan dengan kekuatan. Kondisi muntah adalah bentuk reflex protektif tubuh yang mungkin saja berfungsi melawan toksin atau racun yang tidak sengaja tertelan bayi. Umumnya, gejala muntah terdiri dari 3 tahap yaitu mual, tahap awal untuk muntah, dan pengeluaran isi lambung atau usus ke mulut.

Isi muntahan bisa berupa cairan lambung saja atau cairan bercampur makanan. Namun, jika muntah anda berwarna hijau, mengandung darah, atau terjadi berulang kali, segera konsultasikan dengan dokter anda.

Tentunya, muntah pada bayi sering menimbulkan kekhawatiran pada orang tua. Hal tersebut wajar karena muntah yang berulang- ulang dapat menyebabkan bayi mengalami dehidrasi yang merupakan kondisi berbahaya atau gawat darurat pada bayi.

4. Diare.

tanda bayi tidak sehat

Kondisi diare sering dialami oleh bayi. Walaupun begitu, anda perlu memeriksakan kondisi bayi anda ke dokter jika tinja bayi berair, buang air besar lebih dari enam kali sehari, dan terdapat darah dalam tinja. Hal ini dikarenakan bayi adalah penyebab kematian bayi hingga mencapai 30%.

Diare dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari perubahan pola makan hingga infeksi usus. Apa saja yang menyebabkan diare? Penyebab utama diare adalah infeksi virus, bakteri, dan parasit. Bayi yang sering memegang benda yang belum tentu bersih rentan terkena infeksi karena seing memasukan tangan yang kotor ke mulut.

Selain itu, kekebalan tubuh bayi yang belum sempurna adalah penyebab bayi rentan tertular penyakit. Kemudian, alergi terhadap makanan tertentu, alergi terhadap obat- obatan tertentu, terlalu banyak mengonsumsi jus buah, dan keracunan makanan bisa menyebabkan diare.

5. Ruam

tanda bayi tidak sehat

Ruam adalah tanda bayi tidak sehat yang umum pada bayi. Hal ini berarti kulit sensitif bayi sedang beradaptasi dengan lingkungan barunya. Kebanyakan ruam dan bintik dapat sembuh dengan sendirinya dan tidak terlalu berbahaya. Namun, apabila ruam menyebar luas terutama pada bagian wajah, atau disertai bengkak, pendarahan, dan demam, segera hubungi dokter anda.

Berikut adalah ruam atau bintik merah yang sering terjadi pada bayi. Salah satu jenis ruam yang terjadi pada bayi bisa merupakan eksim. Tipe eksim yang paling sering terjadi pada bayi adalah eksim atopic. Eksim menyebabkan kulit bayi menjadi pecah- pecah, merah, kering, dan gatal. Eksim biasanya disebabkan oleh alergi atau kulit sensitif. Umumnya, eksim muncul pada lipatan kulit, seperti di sekitar mata, telinga, lipatan leher, lipatan siku, dan dibelakang lutut.

Selain itu, ruam yang sering terjadi pada bayi adalah penyakit tangan, kaki, dan mulut. Selain ruam, penyakit ini juga disertai ruam yang tidak terasa gatal, nyeri di mulut, sakit tenggorokan, dan kehilangan nafsu makan. Ruam pun akan ditemukan di sekitar bokong bayi.

6. Kesulitan Bernafas

Sebaiknya segera hubungi dokter jika bayi anda mengalami kesulitan bernafas yang merupakan salah satu tanda bayi tidak sehat. Sesak nafas adalah gejala dari penyakit yang berbeda- beda dan mungkin akan menjadi akut atau kronis.

Kesulitan bernafas tersebut adalah hasil kombinasi impuls yang diteruskan ke otak dari ujung saraf di diafragma, otot dada, dan tulang rusuk. Tanda- tanda bayi mengalami sesak nafas adalah kulit dan bibir bayi berwarna semburta kebiruan, bayi tampak mendengus saat menghembuskan nafas, dan bayi bernafas lebih dari biasanya.

Segera bawa ke dokter jika bayi anda mengalami salah satu tanda bayi tidak sehat diatas. Anda tentu tidak ingin bayi anda mendapatkan penanganan yang terlambat bukan? Setelah mengetahui gejala bayi tidak sehat, anda perlu mengetahui tanda perut kembung pada bayi karena bayi akan rentan mengalami kondisi ini. Selain itu, ketahui pula 5 macam penyakit pada bayi dan cara mengatasinya.

No Responses

Write a response